Mekanisme Pernapasan dan Pertukaran Oksigen, Materi IPA SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka
MEKAISME
PERNAPASAN DAN PERTUKARAN O2 DENGAN CO2
A.
Mekanisme Pernapasan.
Memahami Pernapasan dengan Analogi
Sehari-hari
Pernahkah kamu memompa ban sepeda
atau meniup balon? Mekanisme pernapasan kita mirip seperti itu! Di dalam tubuh
kita, rongga dada bertindak seperti wadah, dan paru-paru kita bertindak seperti
balon. Ketika kita bernapas, ada dua proses utama yang terjadi secara
terus-menerus: Inspirasi (menghirup udara) dan Ekspirasi
(mengembuskan udara).
Mari kita bedah prosesnya menggunakan poin-poin berikut:
1. Fase Inspirasi (Menghirup Udara
/ Oksigen masuk)
o Otot bekerja: Otot diafragma (sekat antara
rongga dada dan perut) berkontraksi dan
bergerak mendatar, serta otot antartulang rusuk berkontraksi.
o Rongga dada: Ukuran rongga dada membesar dan volume
paru-paru meningkat.
o Tekanan udara: Karena ruangannya membesar, tekanan udara di
dalam paru-paru menjadi lebih kecil
daripada tekanan udara di luar tubuh.
o Hasilnya: Udara segar yang mengandung oksigen
dari lingkungan sekitar (misalnya saat kamu menghirup udara segar pagi hari di
halaman rumah) akan mengalir masuk ke dalam
paru-paru.
o Otot santai: Otot diafragma dan otot
antartulang rusuk berelaksasi (kembali ke posisi semula yang melengkung ke
atas).
o Rongga dada: Ukuran rongga dada mengecil dan volume paru-paru kembali menyusut.
o Tekanan udara: Karena ruangannya menyempit, tekanan udara di
dalam paru-paru menjadi lebih tinggi daripada tekanan udara di luar
tubuh.
o Hasilnya: Udara sisa pernapasan yang mengandung karbon dioksida terdorong keluar
dari paru-paru melalui hidung atau mulut (seperti saat kamu meniup lilin ulang
tahun atau meniup peluit).
Contoh Konkret di Sekitar Kita
Coba letakkan tanganmu di dada dan
perut saat ini. Tarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan. Rasakan
bagaimana perut atau dadamu mengembang saat udara masuk (seperti saat kamu
meniup balon mainan) dan mengempis saat udara keluar. Proses inilah yang
menjaga sel-sel di seluruh tubuhmu tetap hidup dan mendapatkan energi, dari
ujung rambut sampai ujung kaki!
Sebelum kita lanjut ke topik seru
lainnya, coba jawab dua pertanyaan singkat ini untuk mengecek pemahamanmu ya:
1.
Apa
yang terjadi pada tekanan udara di dalam paru-paru saat otot diafragma
berkontraksi pada fase inspirasi?
2.
Mengapa
ukuran rongga dada kita mengecil pada saat kita melakukan ekspirasi
(mengembuskan napas)?
Sumber : portalpurwokerto
B. Mekanisme Pertukaran O2
dan CO2
|
Tekanan (mmHg) |
Uadara atmosfer |
Alveolus |
Jaringan tubuh |
|
O2 |
160 |
105 |
40 |
|
CO2 |
0,3 |
40 |
45 |
|
N2 |
597 |
569 |
569 |
Sisa respirasi intraseluler harus dikeluarkan dari
tubuh karena bersifat toksin (racun).
Tekanan CO2 di
jaringan tubuh lebih tinggi
daripada di alveolus (45 : 40 mmHg).
CO2 berdifusi ke dalam kapiler darah vena
dan diangkut ke alveolus.
Tekanan CO2 di
alveolus lebih tinggi dibandingkan
di udara sehingga CO2 keluar tubuh.
Jadi, pertukaran oksigen
dan karbon dioksida terjadi melalui proses difusi.
A.
Udara pernapasan :
Sumber : dictio
1.
Udara tidal/ udara pernapasan adalah udara yang keluar masuk
paru-paru pada pernapasan biasa sebesar 0,5 liter
2.
Udara komplementer : udara yang
masih dapat dihirup sekuat-kuatnya setelah inspirasi biasa sebesar 1,5 liter
3.
Udara suplementer, udara yang masih dapat
dihembuskan sebanyak-banyaknya setelah ekspirasi biasa sebesar 1,5 liter
4.
Udara residu/ udara sisa, udara yang
tersisa di paru-paru dan tidak dapat dihembuskan lagi sebesar 1 liter
5.
Kapasitas vital paru-paru, jumlah
udara yang keluar masuk paru-paru : 4 liter
6.
Volume total paru-paru, kapasitas vital paru-paru ditambah
udara residu : 5 liter
.



.png)
0 Response to "Mekanisme Pernapasan dan Pertukaran Oksigen, Materi IPA SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka"
Post a Comment